Panduan Memilih Apron Bagian 1. Bib Apron

14 Mei 2025

Panduan Memilih Apron Bagian 1. Bib Apron

Secara Garis Besar Apron dibagi Menjadi 2 Kelompok: Bib Apron dan Waist Apron.

Bib Apron adalah semua apron yang menutupi mulai dari bagian torso tubuh penggunanya sampai ke bagian bawah tubuh.

Waist Apron adalah semua apron yang menutupi  mulai dari bagian pinggang sampai ke bagain bawah tubuh.

Adapun bagian bawah tubuh yang tertutupi dari bib apron maupun waist apron memiliki variasi sesuai jenis apron dan kebutuhan penggunanya.

BIB APRON

Secara Umum, Bib Apron dapat dikelompokkan Menjadi 3 Bagian

Pertama, Kitchen Bib Apron

Kitchen Bib Apron biasanya menutupi minimal sampai lutut.

Material yang digunakan harus yang memiliki durabilitas tinggi. Karena Bib Apron yang digunakan pada kitchen akan sangat sering terkena noda dan menjalani proses pencucian.

Dari sisi keselamatan, bib apron untuk kitchen juga sebaiknya tanpa atribut metal atau plastik. Karena, jika atribut berbahan  dasar plastik atau material tersebut lepas atau jatuh dan masuk ke dalam makanan tanpa disadari oleh staf kitchen, akan dapat menimbulkan bahaya bagi tamu restoran atau pengkonsumsi makanan.

 

Kedua, Server Bib Apron

Server bib apron secara fungsional harus memungkinkan penggunanya bergerak secara bebas. Untuk itu biasanya panjang bib apron dibatasi hanya sampai pada atas lutut. Atau lebih rendah dari lutut tetapi memiliki belahan pada bagian tengah sehingga memudahkan pergerakkan.

Bib apron untuk server (waiter/waitress) idealnya memiliki estetika yang menarik. Tidak "datar" saja sebagaimana apron untuk kitchen.

Estetika ini biasanya didapatkan dengan beberapa bentuk:

a. Kombinasi warna

b. Tambahan elemen metal, plastik, atau kulit

c. Tambahan elemen bordir atau printing.

Namun demikian, sekali lagi, karena kebutuhan server untuk aktif bergerak, tambahan elemen pada bib apron server harus dipastikan tidak mengganggu pergerakkan staf server.

Ketiga, Barista Bib Apron

Unsur estetika pada bib apron barista bisa dieksplorasi secara maksimal. Karena barista cenderung bekerja hanya pada area  dibelakang bar. Tidak seaktif staf server.

Eksplorasi estetika pada bib apron barista bisa dalam bentuk:

a. penggunaan material yang lebih artistik, misalnya denim atau canvas

b. penggunaan elemen metal dan kulit

c. bentuk kantong bertumpuk atau asimetris

WAIST APRON

Secara Umum, Waist Apron juga dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian:

Pertama, Kitchen Waist Apron

Kedua, Server Waist Apron

Ketiga, Barista Waist Apron